Standar dalam Penilaian Lomba Burung Kacer

Gambar bentuk kepala burung kacer

Standar dalam panilaian lomba burung kacer – Apakah sobat Burungpedia.Com termasuk yang sering mengikutkan kacernya dalam lomba gantangan?

Kalau jawabannya “ya”, maka sobat kacer mania sekalian wajib membaca artikel ini sampai tuntas. Karena pada halaman kami akan membagikan sejumlah contekan mengenai  standar dalam penilaian lomba burung kacer.

Silahkan diteliti sendiri, apakah gaco Anda sudah memiliki kriteria-kriteria berikut ini.

Penilaian dalam Lomba Burung Kacer

Gambar bentuk kepala burung kacer

Bagi yang sering mengikut sertakan kacer dalam arena lomba, maka saya rasa anda perlu mengetahui beberapa poin penilaian dalam kacer, berikut burung pedia telah merangkum penilaian burung kacer oleh dewan juri sering kali dilihat berdasarkan berbagai sumber terpercaya.

1. Irama, Intonasi dan isian Yang dimiliki Burung Kacer

Irama lagu yang disukai juri biasanya adalah irama yang unik dengan tonjolan suara kasarnya, bukan suara siulan cuitt… cuittt… Justeru suara siulan tersebut menandakan kacer ngeban ngeban, sehingga kurang disukai oleh juri.

Intonasi adalah naik turunnya alunan lagu yang dibawakan oleh burung kacer saat berkicau. Contohnya seperti ini: Nada tinggi – rendah – tinggi – sedang – rendah – lalu kr tinggi lagi. Jadi lagu yang dibawakan bisa lebih enak di dengar dan tidak membuat bosan yang mendengarnya.

Kacer gacor saja di rasa tidak cukup, Masing-masing burung memang memiliki suara khas, seperti kacer dengan suara kasarnya. Namun akan lebih baik lagi jika sang burung dibekali dengan isian suara burung-burung kecil atau yang memiliki frekuensi tinggi.

  Burung Langka Kacer Albino / Putih Memang Benar Adanya

Contonya: burung kolibri, burung pelatuk, lovebird, kapas tembak, kenari, siri-siri, cucak jenggot, cililin, blackthroat, brajangan, hwamei, ciblek, tengkek buto, dan lain-lain.

2. Volume dan power Suara Kacer

Volume kacer lomba haruslah keras, paling tidak terdengar oleh dewan juri saat didekati. Kacer dengan volume suara yang tipis-tipis akan mengurangi penilaian.

Kacer yang ikut lomba sebaiknya punya power yang prima sehingga bisa mngeluarkan suara lantangnya. Jangan sekali-kali gembos saat bernyanyi atau terlihat membuka paruhnya tapi tidak ada suara yang terdengar.

3. Lagu Yang Dibawakan Kacer

Semakin bervariasi lagu yang dimainkan oleh burung kacer, maka nilai yang diberikan padanya akan semakin tinggi.

Kalau kacer Anda hanya mampu mengulang satu lagu saja, ya, sebaiknya dilatih kembali dengan lagu-lagu masteran yang lebih bervariasi.

4. Ngerol dam Speednya

Burung kacer yang diikutkan lomba harus berkicau secara terus menerus (ngerol). Oleh sebab itulah, burung membutuhkan napas yang panjang sehingga bisa melagukan banyak varian suara saat dinilai sang juri.

Saat pergantian dari satu lagu ke lagu lainnya, haruslah dilakukan dengan rapat atau seakan-akan tidak ada jedanya.

Tapi yang namanya burung, tentu akan mengambil jeda untuk bernapas. Di sinilah juri akan menilai burung mana yang tingkat kerapatan suaranya paling baik.

5. Durasi kerja

Ketika mengikuti lomba, burung kacer haruslah melewati batas minimal 80 – 85 % dari waktu yang diberikan panitia.

  Perhatikan Hal Ini Dalam Memilih Burung Kacer untuk Dilombakan

Faktor-faktor yang biasanya mengurangi nilai durasi kerja adalah: burung menjeruji alias menabrak jeruji, burung turun ke dasar lantai atau ngelantai, dan burung mbagong / mbedesi/ mbalon / kuda laut.

6. Tampilan fisik Dan Gaya Ketika Dilombakan

Kacer yang akan diikutkan lomba sebaiknya memiliki tampilan fisik yang baik dan tidak cacat. Dilihat dari bulu, mata, sayap, tubuh, hingga kakinya. Semua harus sempurna dan tidak memiliki cacat.

Gaya atau Tingkah kacer saat di lapangan juga memiliki pengaruh yang cukup tinggi. Gaya yang diharapkan muncul saat lomba antaran lain meliuk-liuk, buka ekor dan sayap, ngerol sambil menghadap ke atas, dan macam-macam lagi.

Penilaian pada kacer yang memiliki gaya tentu akan lebih besar dibandingkan kacer yang tidak bergaya saat didekati juri. Sebagai tambahan, sifat alami yang dimiliki kacer adalah agresif dan suka fight kalau bertemu dengan lawannya. Maka jika berhadap-hadapan dengan burung berkarakter sama, dia akan mengajak bertempur gaya khas burung kacer disebut dengan ngobra.

Hal seperti inilah yang disukai oleh juri dan akan mendapat apresiasi berupa nilai tambahan. Namun perlu dicatat, agresif di sini berarti burung bisa menunjukkan sikap menantang lawannya, bukan malah menabrak-nabrakan badannya pada sankar.

Sedangkan burung kacer yang terlihat mbagong atau mbalon, hal ini bisa saja disebabkan oleh burung yang sedang dalam kondisi birahi tinggi.

  Merawat Kacer Bakalan Agar Bisa Memiliki Mental yang Bagus
Gambar kacer mbagong yang bawah (burungmaster.com)

Tanda-tandanya bisa Anda dengarkan melalui suaranya yang bunyi kreeekkk…. krekkk…. saja sambil mengembangkan bulu dada yang terlihat seperti kuda laut.

Nah, khusus untuk kacer mbagong ini, ada beberapa kriteria yang perlu Anda ketahui sehingga tidak salah paham nantinya.

Kacer mbagong di awal lomba

Biasanya panitia akan memberi toleransi, jika kacer mbagong pada awal penilaian atau sebelum full tancap 6 bendera, maka kacer masih bisa koncer.

Kacer mbagong di tengah / akhir lomba

Jika kacer Anda mbagong di tengah atau di akhir lomba, maka sang burung akan langsung terkena diskualifikasi, meskipun mbagongnya itu hanyalah 2 – 5 detik.

Tapi bagaimana prosedur diskualifikasinya, apakah kacer yang sudah mbagong di awal lomba akan langsung dikenakan diss, atau berlaku bagi yang mbagong saat ditengah – diakhir lomba saja, semua tergantung panitia dan kesepakatan yang ada.

Kesimpulan

Memang banyak sekali penilaian burung kacer dalam lomba. Jika kacer Anda mampu menguasai kesemuanya, maka itu akan lebih baik.

Namun jika masih ada yang tertinggal, maka setidaknya kacer milik Anda tidak mbagong / mbalon saat diturunkan di kelas gantangan, sebab jika sudah mbagong, maka bisa-bisa kacer milik Anda langsung kena diskualifikasi dari panitia.

Demikianlah standar penilaian lomba burung kacer secara umum, jika ada yang perlu ditambahkan, silahkan tulis di kolom komentar, kami rasa setiap even lomba tentu memiliki standar yang berbeda-beda.

1 orang telah memberikan nilai.
Beri Penilaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.