rekomendasi suara masteran murai
Murai batu

Rekomendasi Suara Masteran untuk Burung Murai Batu

Rekomendasi suara masteran untuk burung murai batu – Pada saat proses pemasteran, cobalah untuk memperkenalkan burung murai dengan segala macam suara masteran, baik itu yang berasal dari hewan lain, suara kendaraan, atau bahkan suara hiruk pikuk manusia di dalam rumah.

Tujuannya adalah agar ketika burung murai Anda tampil di arena gantangan, burung sudah terbiasa mendengarkan suara-suara lain selain lagu masteran  yang biasa dilatihkan.

Banyak khasus terjadi pada burung murai yang dilombakan tiba-tiba saja terdiam dan seperti bengong. Selidik punya selidik, ternyata burung tersebut sedang memperhatikan suara-suara asing yang dia dengar.

Memang sudah merupakan sifat alamiah dari burung kicauan untuk belajar dan merekam suara baru yang didengarkannya.

Nah, kalau burung Anda hanya dilatih dengan suara dominannya, dikhawatirkan saat turun lomba dia hanya akan menjadi pendengar yang baik. Tentu hal tersebut tidak Anda inginkan, bukan?

Rekomendasi Suara Masteran untuk Burung Murai Batu

Berbicara mengenai varian suara untuk isian master burung murai, Anda sudah datang ke tempat yang tepat. Karena pada halaman ini, kami akan membagikan ilmu mengenai suara-suara apa saja yang wajib dan diharamkan untuk memaster burung murai.

1. Suara Tembakan Andalan

Pada saat-saat tertentu, ambil waktu terlama untuk memaster burung murai batu Anda dengan hanya satu suara khusus yang biasanya bisa dibawakan panjang-panjang oleh burung murai batu.

rekomendasi suara masteran murai

Rekomendasi suara masteran murai – sumber: panduanternakhewan.blogspot.com

Suara khusus inilah yang nantikan akan dijadikan suara dominan pada murai batu yang kita master. Silahkan pilih satu saja diantara rekomendasi suara-suara berikut ini:

  • Kenari
  • Lovebird
  • Cililin
  • Cucak jenggot
  • Pelatuk

Yang bisa digunakan sebagai isian master murai batu adalah suara panjang dari masing-masing burung tersebut dan bukanlah suara awalan atau angkatannya.

2. Suara Isian Tambahan

suara burung elang

suara burung elang via jejaktapak

Suaraisian tambahan dari beberapa burung kadang membawa dampak yang baik, namun tidak jarang membawa dampak negatif pula.

Contoh suara isian tambahan yang bisa dijadikan rekomendasi isian master murai batu adalah:

  • Suara burung elang, sangat baik dan ampuh untuk menurunkan mental lawan, namun suara burung elang kurang disukai oleh juri lomba.
  • Suara burung serindit, baik untuk menajamkan suara. Namun saat murai batu mengeluarkan suara burung serindit, gayanya kurang ngeplay dan tidak terdengar jelas karena paruhnya tidak dibuka dengan sempurna.
  • Suara burung parkit, jika suara yang terekam oleh murai batu adalah trecetannya, akan terdengar bagus. Namun tidak demikian jika suara yang terekam dan dinyanyikan adalah suara patah-patah parkit.
  • Suara burung gereja, jika suara yang terekam dan dibawakan adalah suara ngerol nrecetnya akan terdengar bagus. Namun tidak jika yang ditampilkan murai batu adalah suara crek-crek awalnya.
  • Suara burung tengkek, jika burung murai mampu menampilkan suara ngerolnya yang kekekekek, maka akan terdengar bagus. Tapi jika yang dikeluarkan adalah suara pendeknya, maka kicauan murai batu akan terdengar jelek.

Dan masih banyak lagi suara burung atau hewan lain dengan karakter trecetan panjang berselang dengan suara pendek-pendek yang boleh dicoba untuk dimasterkan pada murai batu.

3. Suara yang dinilai Kurang Bagus

Gambar cucak rowo

Gambar cucak rowo via florafauna

Saat lomba burung murai tentu burung yang memiliki suara kicauan panjang dan gacor biasanya akan dilirik oleh juri, beda cerita dengan murai batu yang membawakan lagu yang terdengar putus – putus seperti suara burung di bawah ini :

  • Suara burung prenjak
  • Suara patah-patah jalak kebo
  • Suara patah-patah jalak suren
  • Suara asli cucak ijo
  • Suara patah-patah ciblek
  • Suara burung cucak rowo
  • Suara burung kutilang
  • Suara asli kacer
  • Suara asli anis merah dan anis kembang
  • Suara trucukan
  • Suara derkuku
  • Suara perkutut
  • Suara asli beo
  • Suara betet
  • Suara helda sanger
  • Suara binatang seperti anjing, kucing, dan ayam
  • Suara siulan manusia

Dan semua jenis suara yang sifatnya monoton, pendek-pendek, serta berfrekuensi rendah.

Kesimpulan

Memaster murai batu dengan aneka rekomendasi suara yang kami sebutkan di atas tidak akan membuat burung Anda menjadi bingung.

Justeru dengan banyaknya suara yang diperdengarkan, burung murai batu Anda akan memiliki suara bervariatif serta tidak mbagong saja saat diturunkan dalam kelas gantangan.

Selamat memaster burung kesayangan, pantau terus artikel-artikel menarik lainnya, hanya di burungpedia.com.

0 orang telah memberikan nilai.
Beri Penilaian
Rekomendasi Suara Masteran untuk Burung Murai Batu
Beri Masukan ke Penulis

Beri Masukan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website terbaik khusus untuk kicau mania, temukan bergam infromasi tentang suara burung, perawatan, harga dan tips seputar burung mulai dari murai, kenari, kacer lovebird, cucak ijo dan beragam jenis burung lainnya

Copyright © 2018 Burungpedia.com

Atas