Gambar burung perkutut jantan
Perkutut

Panduan Memilih Perkutut Bakalan Lengkap

Dalam memilih perkutut bakalan juga hampir sama dengan burung lainnya yaitu melihat bentuk fisiknya sebagai ciri berbakat memiliki kicauan yang bagus atau hanya suara biasa.

Hal ini karena banyak orang yang memelihara perkutut untuk dijadikan sebagai hiasan rumah saja dan berharap bahwa burung tersebut akan menghasilkan kicauan yang bagus secara otomatis.

Meskipun perkutut banyak dijadikan sebagai hiasan rumahan, namun terdapat beberapa pihak yang mengdakan lomba untuk kelas burung yang unik ini.

Kondisi suara kicauan dari burung perkutut juga bisa merdu dan panjang serta bervariasi jika memiliki bakat dan diimbangi dengan perawatan harian yang baik.

Tentu saja bakalan perkutut prospek sangat menentukan masa depannya untuk bisa berkicau dengan bagus atau hanya sekedar kicauan biasa.

Gambar perkutut ombyokan

Gambar perkutut ombyokan (Sumber gambar)

Karena itulah, ketika akan memelihara burung ini juga perlu memilih berdasarkan hitungan katuranggan dari bentuk fisik dan mentalnya.

Hal utama yang harus dijadikan pedoman yaitu memilih burung dengan jenis kelamin jantan. Hal ini karena perkutut jantan yang memiliki suara merdu bisa mnencari pasangan dengan hanya berkicau dan burung betina bisa tertarik serta mau diajak kawin.

Tentu saja suara dari sang jantan memang dahsyat karena bisa menaklukkan betina tanpa harus terbang dan mencari dengan susah payah.

Untuk mengidentifikasi perkutut jantan dan betina bisa melihat dari lubang anusnya dan beberapa ciri lainnya. Jika bentuk lubang anus sangat kecil dan sempit serta keras, maka bisa dipastikan bahwa perkutut tersebut memiliki jenis kelamin jantan.

Bentuk tubuh perkutut jantan juga panjang atau lonjong dan terlihat agak kurus namun memiliki stamina yang tinggi untuk berkicau dengan merdu dan panjang. Kondisi punggung juga agak membungkuk dengan ekor yang menjulur ke atas.

Gambar perkutut betina

Gambar perkutut betina

Sedangkan anus betina memiliki lubang yang besar serta empuk ketika disentuh menggunakan jari tangan. Selain itu, badannya juga berbentuk bulat sebagai tempat peranakan atau indukan telur. Hal ini membuat gerakannya juga kurang gesit dan cenderung terlihat malas ketika berada di dalam sangkar.

Bentuk kepala juga lonjong untuk menyesuaikan dengan badannya sehingga tampak proporsional. Dari kejauhan, kepalanya terlihat agak runcing atau oval karena bentuknya yang lonjong. Bulu pada tubuhnya memiliki warna putih agak abu-abu dan terlihat terang serta mengkilap.

Pada setiap ujung bulu terdapat warna hitam kecil sehingga seperti loreng dan terasa kering jika disentuh. Proses dalam memilih perkutut juga perlu mengamati bagian lehernya karena sangat penting ketika menghasilkan kicauan.

Gambar burung perkutut jantan

Gambar burung perkutut jantan

Leher perkutut berbakat memiliki bentuk yang panjang serta tegak ketika mengangkat kepalanya dan terlihat selalu bersemangat dan percaya diri.  Pada leher perkutut bagian bawah terdapat kantung suara yang terlihat menonjol sehingga hampir tegak lurus dengan paruhnya.

Tentu saja manfaat kantung suara sangat penting agar bisa menghasilkan kicauan yang panjang dengan persediaan oksigen pada kantung tersebut.

Hal ini didukung dengan bentuk paruh yang tebal dan ukurannya juga tidak begitu panjang karena ketika berkicau stamina bertumpu pada leher. Meskipun ukuran paruh tidak panjang, namun bisa menghasilkan suara yang merdu dan bervariasi hingga dalam tempo yang cukup lama.

Kondisi kesehatan paru-paru juga terjaga dengan baik karena pada lubang hidung terdapat bulu-bulu yang melindungi dari kotoran ketika bernafas.

Ukuran sayapnya memang sangat panjang dan dua kali lipat dari bentuk tubuhnya sebagai pertanda bahwa perkutut adalah penerbang yang handal atau jarak jauh.

Setiap burung yang memiliki bakat terbang jarak jauh memiliki pundi-pundi udara yang sangat banyak sehingga selalu memiliki cadangan oksigen yang melimpah. Hal ini bermanfaat pada saat berkicau dan tidak perlu mengambil nafas sehingga bisa mengeluarkan suara dalam waktu yang cukup lama.

Kaki perkutut juga sangat kuat sehingga bisa menahan beban tubuhnya yang berat agar tetap stabil ketika berada di atas tenggeran. Kaki perkutut juga bisa menjaga keseimbangan ketika berkicau meskipun kondisi tubuh sedang mengeluarkan tenaga yang besar, namun tetap tegak di atas tenggeran.

Hal ini karena didukung dengan jari kakinya yang panjang dan bentuk sisiknya yang kasar. Sisik kaki juga menjadi ciri khas perkutut prospek karena sisik kaki yang berwarna hitam dengan sedikit kemerahan sebagai pertanda burung berbakat untuk lomba.

Tips Lengkap Memilih Ciblek Gunung Gacor di pasar Burung

Tentu saja jika bisa memilih perkutut dengan baik, maka tidak akan sulit untuk melatihnya hingga menghasilkan kicauan yang merdu dan panjang serta bervariasi.

Kondisi bakat atau bawaan memang sangat menentukan kualitas suara yang dihasilkan dan tentunya masih banyak lagi informasi lainnya mengenai burung loreng ini. Bagi para pecinta burung yang memiliki tips, saran dan kritik mengenai burung perkutut bisa membagikannya pada kolom komentar.

2 orang telah memberikan nilai.
Beri Penilaian
Panduan Memilih Perkutut Bakalan Lengkap
Beri Masukan ke Penulis

Beri Masukan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website terbaik khusus untuk kicau mania, temukan bergam infromasi tentang suara burung, perawatan, harga dan tips seputar burung mulai dari murai, kenari, kacer lovebird, cucak ijo dan beragam jenis burung lainnya

Copyright © 2018 Burungpedia.com

Atas