Mencegah dan Menangani Kacer yang Stres / Macet Bunyi

Mengatasi kacer stres -sumber: burungnya.com

Mencegah dan menangani kacer yang stres / macet bunyi – Selamat datang di burungpedia.com, pada halaman ini kami akan mengulas tuntas mengenai faktor-faktor yang menyebabkan burung kacer menjadi stres.

Jadi bagi Anda para kacer mania, silahkan di perhatikan baik-baik, siapa tahu pembahasan kita kali ini akan berguna bagi Anda kelak.

Burung kacer memiliki sifat fighter yang tinggi, utamanya jika menyangkut masalah mempertahankan daerah kekuasaannya. Karakter petarung yang berlebihan itulah yang terkadang justeru memicu masalah tersendiri bagi sang burung.

Burung jadi rentan mengalami stres dan panik sendiri karena merasa takut jika teritorialnya terganggu. Akibatnya, kacer pun sering nampak gelisah, mbagong, dan akhirnya memicu macet bunyi.

Kalau sudah demikian, maka sang pemilik harus pandai-pandai menemukan solusi tepat agar permasalah kacer stres tersebut tidak berlarut-larut, namun segera teratasi.

Mengatasi kacer stres -sumber: burungnya.com

Penyebab Burung Kacer Stres

Stres pada burung (juga berlaku untuk kacer), dapat terjadi pada burung kacer gacor maupun yang masih bakalan.

Bagaimanapun dan kapanpun hal itu terjadi, kami rasa sangat penting bagi kacer mania untuk mengetahui faktor-faktor yang bisa memicu burung kacer stres. Berikut beberapa diantaranya,

  • Burung ditempatkan pada sangkar baru yang masih bau cat atau pernis
  • Tenggeran pada sangkarnya tidak nyaman, contohnya terlalu kecil, terlalu halus / licin, dan mudah goyang
  • Burung bakalan yang dibeli belum mampu beradaptasi dengan baik, tetapi sudah dipaksa digantang di tempat yang ramai
  • Terlalu sering dimaster dengan burung yang sudah gacor dan volume suaranya terlalu keras
  • Kacer terlalu sering digantang berdekatan dengan burung fighter lainnya semisal murai batu atau tledekan
  • Burung merasa terganggu dengan hadirnya hewan lain sperti kucing, tikus, atau anjing
  • Pakan yang biasanya diberikan tiba-tiba diganti dan ternyata kurang cocok pada kacer. Tanda-tanda yang menyerai biasanya kotoran burung menjadi lebih bau dan encer
  • Burung jarang dimandikan hanya dijemur di bawah sinar matahari dengan durasi yang terlalu lama
  • Pemilik terlalu sering memegang sang burung
  • Burung kaget oleh suara benturan yang keras atau karena pernah jatuh
  • Burung memasuki masa mabung atau justeru sedang dilanda macet mabung
  • Kondisi kesehatan burung terganggu, atau ada kutu di bulunya yang mengakibatkan burung merasa tidak nyaman
  Cara Merawat Burung Kacer Agar Cepat Gacor Atau Cepat Bunyi

Cara Mengatasi Burung Kacer Stres

Lalu bagaimana jika burung kacer milik kita sudah terlanjur stres? Coba Anda lakukan beberapa langkah di bawah ini untuk menyembuhkan burung kacer stres.

  • Selama masa penyembuhan, pemilik wajib memberikan ekstra fooding secara lebih insentif. Berikan pakan bernutrisi tinggi semisal jangkrik dan kroto segar. Tambahkan porsi lebih banyak dari hari-hari biasanya.
  • Berikan pula voer yang memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik
  • Jangan menggantang burung kacer di tempat yang ramai atau berdekatan dengan burung lain yang gacor dan bersifat agresif.
  • Untuk terapi penyembuhan ini, berikan sedikit garam pada cepuk minumannya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kadar iodium untuk menunjang proses pemulihan sang burung.
  • Sangat disarankan untuk memutarkan lagu-lagu yang bertema alam seperti suara gemericik air atau aliran sungai
  • Jika di dalam sangkar kacer sebelumnya¬† ada tenggeran ganda, maka sebaiknhya dilepas salah satu
  • Kurangi penjemuran dan selalu gantang sangkar di tempat yang sejuk dan teduh
  • Lakukan terapi pengembunan setiap hari, utamanya jika cuaca sedang memungkinkan
  Rekomendasi Suara Masteran untuk Burung Kacer
ekstra fooding untuk burung macet bunyi – sumber: posberita.com

Kesimpulan

Berdasarkan macam-macam pemicu serta cara mengatasi burung kacer stres seperti yang telah dituturkan di atas, maka kami dapat mengambil kesimpulan bahwa penyebab utama burung kacer stres adalah karena sifat fighternya yang seringkali kurang terkendali.

Burung pun jadi mudah gelisah, ketakutan, dan selalu merasa daerah teritorialnya terancam.

Untuk itulah guna mencegah burung kacer stres, baiknya sedari awal Anda memisahkan atau menjauhkan sangkarnya dari burung kicauan yang mempunyai karakter sama-sama fight dan agresif.

Terlebih lagi, jika sang burung baru dibeli dan dibawa pulang ke rumah, maka memberi waktu serta ruang untuk beradaptasi adalah pilihan terbaik untuk mencegah burung kacer stres.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan di dalam sangkarnya agar burung kacer merasa nyaman dan bebas dari berbagai penyakit yang mengganggu.

Sampai di sini perjumpaan kita, kami berharap adanya kritik dan saran yang membangun agar kami dapat melakukan perbaikan di Burungpedia , salam kicau mania!

0 orang telah memberikan nilai.
Beri Penilaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.