Menangkap Murai Batu hutan
Murai batu

Inilah Alasan Kenapa Murai Batu Hutan Mudah Mati

Inilah alasan kenapa murai batu hutan mudah mati – Banyak alasan menjadikan burung murai hutan sebagai incaran oleh para kicau mania.

Diantaranya adalah harga yang tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan burung murai hasil tangkaran. Namun bagaimana dari segi kualitasnya?

Jika ada yang beranggapan murai hasil tangkaran memiliki kualitas lebih dibanding murai hutan, maka pengertian tersebut perlu diluruskan lagi.

Sampai saat ini tidak ada bukti yang membenarkan dalih tersebut. Toh, kedua jenis burung murai batu tersebut terbukti sama-sama moncer saat diterjunkan di lapangan.

Syaratnya tentu, dengan perawatan yang telaten serta metode pemasteran yang benar.

Namun, memang, yang menjadi kendala dan sering dikeluhkan oleh para pecinta murai hutan adalah burung tersebut sulit dalam perawatannya, dan cenderung mudah mati apalagi di minggu-minggu awal.

Penyebab Murai Hutan Gampang Mati

Apa saja penyebab murai hutan gampang mati? Simak penjelasan berikut ini agar Anda bisa mengambil solusi dari permasalahan tersebut.

1. Burung Mengalami Trauma

Burung murai hutan awalnya adalah burung yang hidup liar di alam bebas, karena banyaknya minat terhadapa murai jenis ini, maka semakin marak pula penangkapan burung murai yang hidup di hutan.

Menangkap Murai Batu hutan

Menangkap Murai Batu hutan

Banyak cara dilakukan oelh pemburu untuk menangkap burung murai hutan, berikut diantaranya:

  • Dengan menggunakan pancingan
  • Dipulut / dijebak dengan menggunakan getah pohon
  • Dijebak dengan menggunakan jaring
  • Dijerat
  • Ditembak

Memang cara-cara tersebut terkesan kejam dan tidak baik dilakukan, oleh sebab itulah, ketika Anda membeli murai batu hutan, coba perhatikan tampilan fisiknya.

Mungkin saja ada beberapa luka di tubuhnya sebagai akibata dari proses penangkapan yang dipaksakan.

Cara-cara mengangkap burung murai hutan tersebutlah yang seringkali membuat burung menjadi trauma dan terluka. Jika tidak segera diobati, tentu bisa saja menyebabkan burung mengalami kematian.

2. Burung Menjadi Stres

ilustrasi murai stres

ilustrasi murai stres via muraisuper.com

Burung Murai batu hutan rentan pula terserang stres, karena setelah ditangkap, burung-burung tersebut umumnya menjalani perjalanan jauh untuk dijual.

Coba bayangkan sendiri, burung yang awalnya terbang bebas ke mana saja dia mau, tiba-tiba harus terkurung di dalam sangkar yang sempit dan menjalani perjalanan jauh hingga ke luar pulau.

Belum lagi dengan perubahan suasana dan lingkungan barunya. Tentu semua itu memancing burung mengalami stres hingga menyebabkan kematiannya.

Solusi untuk permasalahan ini adalah sebaiknya di hari-hari pertama setelah penangkapan, sangkar burung dikerodong full. Dengan demikian, burung memiliki waktu untuk beradaptasi sebelum nantinya diproles menjadi burung kicauan yang gacor.

3. Pakan yang Diberikan Tidak Cocok

Makanan murai hutan sebelum ditangka adalah serangga-serangga kecil yang ditemukan di hutan. Berbeda dengan burung hasil tangkaran yang sudaj mengkonsumsi voer dan ekstra fooding berupa jangkrik, kroto, atau ulat hongkong.

Maka secara otomatis, saat ditangkap dan dipelihara di rumah-rumah, makanan burung murai hutan itu pun harus berganti.

Jika pergantian tidak dilakukan dengan perlahan dan secara bertahap, maka dapat menjadi penyebab murai hutan gampang mati.

Kesimpulan

Kelebihan dari murai hutan adalah suara kicauannya yang lebih bervariasi dan powernya yang lebih prima jika dibandingkan dengan murai tangkaran.

Namun dibalik kelebihan tersebut, para pemiliknya harus dapat memberi perawatan khusus dan pendekatan adaptasi (baik itu dalam perawatan harian dan pemberian pakan), agar burung murai hutan tidak gampang mati.

Perawatan pasca ditangkap, penggunaan kerodong, serta pergantian pakan yang bertahap adalah kunci keberhasilan dalam perawatan murai hutan.

Jika sudah berhasil melakukan pendekatan yang demikian, maka tidak mustahil Anda bisa mencetak murai hutan jawara.

 

1 orang telah memberikan nilai.
Beri Penilaian
Inilah Alasan Kenapa Murai Batu Hutan Mudah Mati
Beri Masukan ke Penulis

Beri Masukan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website terbaik khusus untuk kicau mania, temukan bergam infromasi tentang suara burung, perawatan, harga dan tips seputar burung mulai dari murai, kenari, kacer lovebird, cucak ijo dan beragam jenis burung lainnya

Copyright © 2018 Burungpedia.com

Atas